BOLA - Calvin Verdonk, pemain Timnas Indonesia yang juga membela NEC Nijmegen, mengalami lonjakan popularitas di media sosial setelah bergabung dengan Timnas. Kini, ia memiliki lebih dari 1,4 juta pengikut di Instagram. Namun, meskipun memiliki banyak penggemar, Verdonk tidak tertarik untuk memperbanyak aktivitasnya di media sosial.
Di tengah popularitasnya, Verdonk mengambil langkah berbeda dibandingkan dengan beberapa pemain Timnas lainnya yang aktif membagikan momen di Instagram atau bahkan menawarkan fitur berlangganan konten eksklusif. Hingga saat ini, Verdonk hanya mengunggah 17 postingan di akun Instagram pribadinya. Baginya, jumlah itu sudah cukup, dan ia tak merasa perlu menambahnya secara rutin.
Alasan Verdonk: Mengutamakan Keluarga di Atas Segalanya
Verdonk menjelaskan alasannya membatasi penggunaan media sosial. "Saya sesekali memposting foto setelah pertandingan, tetapi tidak terlalu larut dalam media sosial," ungkap Verdonk. Baginya, waktu yang dihabiskan di rumah jauh lebih berharga untuk diberikan kepada keluarga daripada layar ponsel.Verdonk menegaskan bahwa media sosial bukanlah hal utama dalam hidupnya. Ketika berada di rumah, ia lebih memilih menikmati momen kebersamaan dengan keluarga dan tidak banyak tergoda untuk memperbarui unggahan di dunia maya.
Fokus Verdonk Jelang Pertandingan Penting
Saat ini, Verdonk sedang bersama Timnas Indonesia untuk persiapan laga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Indonesia akan menghadapi Jepang dan Arab Saudi dalam pertandingan mendatang. Sebagai pemain profesional, Verdonk sangat serius menghadapi pertandingan ini, terutama setelah dua laga terakhir melawan Bahrain dan China yang belum memberikan hasil sesuai harapan.
"Pertandingan sebelumnya memang mengecewakan karena target poin tidak tercapai," ujar Verdonk. Namun, ia tetap optimis dan percaya bahwa kerja keras dapat membawa hasil positif bagi Indonesia dalam laga berikutnya.
Keputusan Calvin Verdonk untuk tetap membatasi aktivitasnya di media sosial menunjukkan bahwa ia memiliki prinsip yang kuat di tengah sorotan publik. Baginya, kebahagiaan keluarga dan fokus pada performa di lapangan jauh lebih penting daripada popularitas di media sosial.


Posting Komentar