Nasi kandar, salah satu ikon kuliner Malaysia, dikenal dengan sajian nasi putih yang dipadukan berbagai lauk seperti ayam goreng, kambing, telur, hingga kuah kari kaya rempah. Kedai nasi kandar tersebar di berbagai kota Malaysia, menjadi alternatif favorit warga lokal maupun turis untuk menikmati makanan cepat saji yang lezat.
Namun, sebuah insiden di warung nasi kandar viral di media sosial karena menimbulkan kekhawatiran soal kebersihan makanan yang disajikan.
Dalam video berdurasi 17 detik yang diunggah di Facebook, terlihat seorang pegawai mencuci piring dan peralatan makan di pinggir jalan menggunakan ember. Peralatan makan tersebut diletakkan di atas aspal, memicu perdebatan tentang standar kebersihan warung tersebut.
Sivanesan, seorang State Executive Councillor, menyebut pihaknya telah menindaklanjuti laporan ini meski belum ada keluhan langsung dari pelanggan. "Kami menganggap ini masalah serius karena menyangkut kesehatan publik," ujarnya.
Pihak berwenang dari Jabatan Kesihatan Negeri Perak (JKN) langsung bergerak. Meski saat pemeriksaan malam hari warung tersebut sudah tutup, laporan dari warga sekitar mengungkap fakta baru. Beberapa warga mengaku sering mendengar aktivitas mencuci piring hingga dini hari, yang dianggap mengganggu ketenangan lingkungan.
Warung tersebut diketahui beroperasi hingga larut malam, sehingga aktivitas mencuci peralatan makan dilakukan pada jam yang tidak biasa.
“Kami masih mengumpulkan informasi dari warga sebelum menentukan langkah selanjutnya,” jelas Sivanesan.
Netizen Mendesak Tindakan Tegas
Video yang sudah ditonton ribuan kali di Facebook ini memicu respons beragam dari netizen. Banyak yang merasa prihatin terhadap kebersihan makanan, mengingat cara mencuci peralatan tersebut dinilai jauh dari standar.
Komentar netizen juga menyoroti pentingnya penegakan aturan kebersihan untuk semua tempat makan. Mereka mendesak agar pemerintah memberikan sanksi tegas jika terbukti warung tersebut melanggar aturan.
Kebersihan: Prioritas Utama dalam Dunia Kuliner
Kasus ini kembali menjadi pengingat bahwa kebersihan adalah faktor utama dalam bisnis makanan. Selain menjaga kesehatan konsumen, menjaga standar kebersihan juga penting untuk mempertahankan reputasi usaha.
Pemerintah Malaysia diharapkan dapat segera menyelesaikan kasus ini, sekaligus meningkatkan pengawasan terhadap tempat makan lain demi kenyamanan dan keselamatan publik.

Posting Komentar