Investasi di KEK Tembus Rp 242,5 Triliun, Airlangga Paparkan Capaian di Era Prabowo

MEDIA - Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) mencatat prestasi gemilang dengan total investasi yang mencapai Rp 242,5 triliun hingga kuartal III 2024. Hal ini diungkapkan oleh Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto usai mengikuti rapat yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat.

"KEK yang bertujuan untuk menarik investasi dan meningkatkan ekspor telah mencatatkan capaian keseluruhan hingga Rp 242,5 triliun. Selain itu, kawasan ini telah membuka 151.260 lapangan kerja dan menjadi rumah bagi 394 perusahaan," jelas Airlangga pada Selasa (25/11/2024).

Airlangga menambahkan, hingga kuartal III 2024, investasi baru di KEK mencapai Rp 68,43 triliun dan berhasil menciptakan 34.199 lapangan kerja tambahan.

"Arahan dari Presiden Prabowo adalah terus mendorong pengembangan kawasan ini, sehingga semakin banyak investasi yang masuk. Hal ini selaras dengan kunjungan kerja Presiden ke luar negeri yang bertujuan menarik minat investor asing," ujar Airlangga.

Selain KEK, rapat tersebut juga membahas Proyek Strategis Nasional (PSN). Airlangga mengungkapkan bahwa sejumlah proyek besar sedang dalam proses penyelesaian sesuai target pemerintah.

"Tahun ini, 18 proyek PSN direncanakan selesai, sementara 30 proyek lainnya akan rampung pada 2025. Presiden memberikan arahan agar program-program strategis ini dilanjutkan dan investasi tambahan dibahas secara mendalam untuk mempercepat realisasi," katanya.

Salah satu proyek unggulan yang menjadi fokus adalah pembangunan pusat data (data center), yang diharapkan mampu mendukung transformasi digital nasional.

Mendorong Daya Saing Ekonomi Nasional

Pengembangan KEK dan PSN di bawah arahan Presiden Prabowo bertujuan meningkatkan daya saing ekonomi Indonesia, baik di tingkat regional maupun global. Dengan kemajuan signifikan ini, pemerintah optimistis menciptakan iklim investasi yang lebih kondusif dan mempercepat pertumbuhan ekonomi.

Dengan total capaian ini, KEK tidak hanya menjadi pendorong utama investasi tetapi juga berkontribusi signifikan pada pembukaan lapangan kerja dan penguatan ekonomi domestik. Pemerintah terus menargetkan pengembangan yang lebih luas untuk memaksimalkan potensi strategis kawasan ini.

Posting Komentar