Inter Milan Tak Tertembus: Rekor Clean Sheet Liga Champions yang Memukau

BOLA - Inter Milan mencatatkan pencapaian luar biasa di Liga Champions musim ini dengan menjadi satu-satunya tim yang belum kebobolan hingga matchday 5. Dalam lima pertandingan yang telah dimainkan, pasukan Simone Inzaghi menunjukkan soliditas pertahanan yang sulit ditembus, bahkan oleh lawan-lawan kuat.

Pada laga terakhirnya, Inter berhasil mengalahkan RB Leipzig dengan skor tipis 1-0 di San Siro, Rabu (27/11/2024). Gol tunggal kemenangan Inter lahir dari gol bunuh diri Castello Lukeba, yang dipicu oleh tendangan bebas Federico Dimarco pada menit ke-27. Pertahanan Inter kembali menjadi sorotan, terutama lewat aksi gemilang kiper Yann Sommer yang menggagalkan peluang Antonio Nusa di babak kedua.

Denzel Dumfries nyaris menambah keunggulan Inter, namun performa lini belakang Leipzig berhasil menahan serangan tambahan. Dengan hasil ini, Inter mencatatkan clean sheet kelima berturut-turut di Liga Champions musim ini.

Setelah bermain imbang tanpa gol melawan Manchester City pada matchday pertama, Inter membangun momentum dengan meraih empat kemenangan berturut-turut. Red Star Belgrade, Young Boys, Arsenal, dan Leipzig menjadi korban mereka.

1. Red Star Belgrade (4-0): Kemenangan meyakinkan dengan serangan tajam.

2. Young Boys (1-0): Gol tunggal memastikan tiga poin.

3. Arsenal (1-0): Performa solid menghadapi salah satu tim terkuat Inggris.

4. RB Leipzig (1-0): Kemenangan yang mempertahankan rekor clean sheet.

Total, Inter telah mencetak tujuh gol tanpa kebobolan, menunjukkan kekuatan lini belakang yang menjadi fondasi utama kesuksesan mereka.

Jadwal Berikutnya

Inter masih memiliki tiga pertandingan tersisa di fase liga Liga Champions:

1. 11 Desember 2024: Bayer Leverkusen vs Inter Milan

2. 23 Januari 2025: Sparta Praha vs Inter Milan

3. 30 Januari 2025: Inter Milan vs AS Monaco

Dengan tren positif ini, Inter berpeluang besar untuk melanjutkan dominasi mereka di kompetisi ini.

Kunci Sukses: Kedalaman Skuad dan Rotasi

Manajemen skuad yang efektif menjadi faktor utama di balik performa gemilang Inter. Simone Inzaghi memanfaatkan kedalaman skuad untuk memastikan pemain tetap segar di setiap laga. Di Liga Champions, nama-nama seperti Mehdi Taremi, Denzel Dumfries, dan Piotr Zielinski mendapatkan menit bermain lebih banyak dibandingkan pemain kunci Serie A seperti Henrikh Mkhitaryan dan Lautaro Martinez.

"Kami memiliki alat untuk memahami siapa yang siap bermain dan siapa yang membutuhkan waktu pemulihan. Hal ini sangat membantu dalam menjaga performa tim," ujar Inzaghi dalam wawancaranya dengan Sky Italia.

Selain performa impresif di Eropa, Inter juga tampil solid di Serie A dengan mengumpulkan 28 poin dari 13 pertandingan. Meski kebobolan 14 gol di liga domestik, performa mereka di Liga Champions membuktikan bahwa tim ini mampu menghadirkan pertahanan berkelas dunia ketika dibutuhkan.

Dengan manajemen taktis yang cermat dan pertahanan yang kokoh, Inter Milan kini menjadi kandidat kuat untuk melangkah jauh di Liga Champions musim ini. Tantangan berikutnya adalah mempertahankan rekor ini hingga fase-fase krusial. Apakah ada tim yang mampu memecahkan pertahanan mereka? Waktu yang akan menjawab.

Posting Komentar