Narasi yang Beredar
Unggahan tersebut mengklaim bahwa air rebusan pare dapat:
- Membunuh sel kanker.
- Mengatasi kista dan tumor.
- Menyeimbangkan tekanan darah tinggi serta melancarkan peredaran darah.
Pengguna Facebook menyebarkan narasi ini dengan imbauan agar informasi tersebut disebarluaskan untuk "menyelamatkan nyawa".
Tim Cek Fakta telah menelusuri kebenaran klaim ini. Berikut hasilnya:
1. Hoaks yang Berulang
Klaim tentang air rebusan pare sebagai pengobatan kanker pertama kali muncul pada 2019 dan kembali muncul pada 2022. Setiap kali narasi ini muncul, para ahli telah memberikan bantahan.2. Pendapat Ahli Kesehatan
Dilansir dari KompasTV, dr. Karina Anastasya, seorang dokter gizi medis, menjelaskan bahwa pare memang mengandung senyawa yang memiliki potensi antikanker. Namun, efektivitas senyawa ini hanya dapat diperoleh melalui ekstrak pare, bukan air rebusan. “Air rebusan pare tidak dapat menyembuhkan kanker. Potensi antikanker dari pare hanya ditemukan dalam ekstrak pare, bukan melalui cara sederhana seperti merebusnya,” tegas dr. Karina.
3. Penelitian yang Ada
Penelitian tentang pare menunjukkan hasil yang menjanjikan terkait kandungan senyawa antikanker. Namun, penelitian ini masih dalam tahap awal dan tidak menyebutkan efektivitas air rebusan pare.
Narasi yang menyatakan bahwa air rebusan pare dapat membunuh sel kanker dan mengobati penyakit lainnya adalah hoaks. Klaim ini tidak didukung oleh bukti ilmiah yang kuat, dan para ahli telah membantahnya.
Jika Anda mendapatkan informasi serupa, penting untuk memverifikasinya terlebih dahulu sebelum menyebarkannya agar tidak menyesatkan masyarakat.

Posting Komentar