Thierry Henry Soroti Performa Arsenal: Kenapa Tidak Ada Trofi?

BOLA - Thierry Henry, salah satu legenda terbesar yang pernah membela Arsenal, baru-baru ini mengungkapkan kekecewaannya terhadap performa klub yang ia cintai. Dalam pandangannya, Arsenal seharusnya bisa meraih setidaknya satu trofi atau mencapai final dalam tiga musim terakhir. Pernyataan ini mencerminkan frustrasi yang dirasakan banyak penggemar Arsenal, yang telah menyaksikan tim kesayangan mereka mengalami puasa gelar yang cukup panjang.

Musim ini, Arsenal kembali menutup musim tanpa trofi, setelah menyelesaikan kompetisi Premier League sebagai runner-up di belakang Liverpool. Ini merupakan kali ketiga secara beruntun mereka finis di posisi kedua, suatu prestasi yang seharusnya bisa dianggap positif, tetapi tanpa adanya trofi, rasa kecewa tetap menghantui para pendukung. Arsenal juga gagal dalam berbagai turnamen yang mereka ikuti, termasuk Piala FA dan Liga Europa, yang semakin menambah rasa frustrasi di kalangan fans.

Trofi terakhir yang diraih Arsenal adalah Piala FA pada musim 2019/2020, yang kini sudah berlalu lima tahun. Selama periode ini, meskipun klub telah menunjukkan perkembangan yang signifikan dalam hal permainan dan taktik di bawah asuhan Mikel Arteta, hasil di lapangan masih belum mencerminkan kemajuan tersebut. Banyak penggemar yang berharap tim ini dapat kembali ke jalur kemenangan, namun realitas yang ada justru menimbulkan keraguan.

Henry menegaskan bahwa situasi ini seharusnya tidak terjadi, terutama setelah melihat bagaimana tim telah berkembang. Dalam sebuah wawancara di siniar The Overlap, ia menyatakan, "Dalam tiga tahun terakhir, kami seharusnya bisa membawa pulang setidaknya satu trofi atau mencapai final. Melihat bagaimana tim ini berkembang, sangat mengecewakan jika kami tidak mampu bersaing di level yang lebih tinggi."

Salah satu poin yang ditekankan Henry adalah perbandingan antara Arsenal dan Manchester United. Ia mencatat bahwa Manchester United, yang selama ini sering menjadi bahan ejekan, berhasil mencapai lima final dalam lima tahun terakhir dan meraih dua gelar, yaitu Piala Liga Inggris 2022/2023 dan Piala FA 2023/2024. "Arsenal tidak bersaing dengan Liverpool musim ini. Kami tidak pernah bersaing, tidak sekalipun," tambahnya, menyoroti pentingnya ambisi dan daya saing dalam meraih trofi.

Kritik Henry ini tidak hanya mencerminkan kekecewaannya, tetapi juga harapan besar para penggemar Arsenal untuk melihat klub kembali ke jalur kemenangan. Dengan banyaknya talenta muda yang dimiliki Arsenal dan strategi yang diterapkan oleh Arteta, banyak yang masih percaya bahwa masa depan klub bisa cerah jika manajemen dan tim dapat bersatu untuk mencapai tujuan yang sama.

Henry, yang dikenal sebagai striker tajam dan pemimpin di lapangan, berharap agar Arsenal dapat segera menemukan kembali semangat juang yang pernah membuat mereka menjadi salah satu klub terkuat di Inggris. "Kami butuh kembali ke jalur kemenangan. Kami butuh trofi untuk membangun kepercayaan diri dan menunjukkan kepada dunia bahwa Arsenal masih merupakan kekuatan yang harus diperhitungkan," tutupnya.

Dengan tantangan yang ada di depan, Arsenal harus berusaha lebih keras untuk mengubah kritik menjadi motivasi dan kembali bersaing di level tertinggi. Hanya waktu yang akan menjawab apakah harapan ini dapat terwujud.

Posting Komentar