Pernyataan ini disampaikan Basuki setelah mendampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming dalam kunjungan kerja ke beberapa proyek strategis di IKN pada Rabu (28/5).
Basuki menjelaskan bahwa tahap I dari pembangunan Istana Wapres mencakup beberapa fasilitas penting, yaitu kantor Wakil Presiden, kediaman Wakil Presiden, kantor Sekretariat Wakil Presiden (Seswapres), serta asrama Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres). Ia menambahkan bahwa pekerjaan struktur utama bangunan telah rampung.
"Tinggal menyelesaikan aspek arsitektural dan pemasangan kaca anti peluru yang besar. Semua dijadwalkan selesai pada bulan Desember 2025," jelas Basuki.
Selain Istana Wapres, proyek lain yang juga sedang dikejar penyelesaiannya adalah Masjid Negara, yang saat ini progres pembangunannya mencapai 60%. Masjid ini dirancang untuk menjadi simbol kerukunan dan inklusivitas di ibu kota baru.
Basuki juga menyebutkan bahwa Wakil Presiden Gibran melihat lokasi pembangunan Gereja Basilika Nusantara, yang progresnya saat ini mencapai 46,3%. "Masjid Negara adalah prioritas yang akan diselesaikan pada tahap pertama, dan kami berharap bisa rampung tahun ini, mungkin sekitar bulan Oktober," tambahnya.
Dalam kunjungan tersebut, Basuki menerima arahan dari Wakil Presiden mengenai percepatan pembangunan di IKN dan pentingnya menjaga kualitas konstruksi. "Beliau menekankan dua hal: tidak boleh ada keterlambatan, dan kualitas harus tetap terjaga," ungkap Basuki.
Wakil Presiden juga memberikan perhatian khusus terhadap aspek lanskap dan estetika lingkungan sekitar Istana Wakil Presiden, termasuk instruksi untuk menanam pohon beringin di area tersebut. "Beliau meminta agar pohon beringin ditanam di Istana Wapres," terang Basuki.
Dengan progres yang signifikan dan arahan jelas dari Wakil Presiden, pembangunan Istana Wakil Presiden di IKN diharapkan dapat memenuhi target yang telah ditentukan. Proyek ini tidak hanya menjadi simbol pemerintahan baru, tetapi juga mencerminkan komitmen untuk menciptakan lingkungan yang estetik dan berkelanjutan di ibu kota baru Indonesia.

Posting Komentar