1. Pratama Arhan
Pratama Arhan menjadi salah satu pilar penting di era Shin Tae-yong dengan 50 caps yang berhasil dikumpulkan. Dikenal dengan kemampuan lemparan ke dalam jarak jauhnya yang menjadi salah satu senjata serangan, Arhan kerap menjadi pilihan utama di sektor bek kiri. Namun, kini ia harus bersaing ketat dengan Shayne Pattynama dan Calvin Verdonk. Menit bermain yang terbatas di level klub membuat Arhan perlu bekerja lebih keras untuk menarik perhatian Kluivert.Asnawi Mangkualam
Asnawi Mangkualam merupakan mantan kapten Timnas Indonesia di era Shin Tae-yong dengan koleksi 46 caps. Performa solidnya sebagai bek kanan membuatnya menjadi pilihan utama. Namun, persaingan di posisi ini akan semakin ketat dengan kehadiran Sandy Walsh, Kevin Diks, Mees Hilgers, dan Eliano Reijnders yang dapat mengisi peran serupa.Witan Sulaeman
Witan Sulaeman, meskipun memiliki pengalaman panjang di Timnas dengan 46 caps, kini menghadapi tantangan berat. Performa yang belum optimal di Persija Jakarta dan minimnya kontribusi sebagai starter membuat posisinya terancam. Eliano Reijnders, yang memiliki kemampuan ofensif lebih tajam, dapat menjadi pesaing berat di posisi winger kanan.Ricky Kambuaya
Ricky Kambuaya mulai jarang mendapat kepercayaan di penghujung era Shin Tae-yong. Gelandang Dewa United ini harus berhadapan dengan persaingan yang semakin ketat di lini tengah. Thom Haye, yang pernah bekerja sama dengan asisten Kluivert, Alex Pastoor, menjadi pesaing kuat. Selain itu, masih ada nama Ivar Jenner, Nathan Tjoe-A-On, Marselino Ferdinan, dan potensi kedatangan Jairo Riedewald yang menambah ketatnya kompetisi di lini tengah.
Dengan kehadiran Patrick Kluivert, para pemain yang sebelumnya menjadi andalan di era Shin Tae-yong harus menunjukkan performa terbaiknya demi tetap mengamankan tempat di Timnas Indonesia yang tengah bertransformasi menuju level yang lebih tinggi.





Posting Komentar