Menikmati 'Ren Shou': Telur Rebus Berisi Daging Cincang dari Fujian

MAKANAN - Salah satu kelezatan kuliner yang menarik perhatian adalah 'Ren Shou', sebuah hidangan telur rebus khas dari wilayah Shunchang, Fujian, China. Hidangan ini unik karena tidak hanya sekadar telur rebus biasa, tetapi juga memiliki isian daging cincang yang menggugah selera.

'Ren Shou' telah diakui sebagai warisan budaya tak benda, berkat teknik pembuatannya yang khas dan penuh tradisi. Menurut informasi dari Min News (8/1), telur ini berasal dari daerah Shunchang dan menjadi bagian penting dari budaya kuliner lokal.

Bahan dan Proses Pembuatan

Berbeda dengan telur ayam, 'Ren Shou' menggunakan telur bebek sebagai bahan utama. Isian dagingnya terdiri dari daging babi cincang, irisan rebung, dan jamur shitake. Proses pembuatannya dimulai dengan memecahkan telur bebek mentah ke dalam mangkuk, lalu isian daging dimasukkan dengan hati-hati menggunakan sumpit.

Telur yang telah diisi kemudian direbus dalam air mendidih hingga matang sempurna, mirip dengan cara membuat 'poached egg'.

Penyajian

Hidangan ini disajikan dalam mangkuk yang disiram dengan kaldu tulang babi yang gurih. Untuk menambah cita rasa, ditambahkan rumput laut, cincangan daun bawang, merica, dan minyak wijen. Kombinasi ini menciptakan rasa yang harmonis antara isian daging dan kuning telur.

Di Shunchang, 'Ren Shou' bukan hanya sekadar camilan, tetapi juga menjadi hidangan yang wajib ada saat perayaan tahun baru. Masyarakat setempat seringkali membuatnya sebagai bentuk nostalgia dan tradisi keluarga.

Penutup

Meskipun 'Ren Shou' telah diakui sebagai warisan budaya, popularitasnya masih terbatas di luar Shunchang. Hidangan ini lebih sering dinikmati sebagai masakan rumahan, menjadikannya pengalaman kuliner yang otentik bagi mereka yang berkunjung ke daerah tersebut.

Posting Komentar