Korea Utara Mulai Buka Pintu untuk Wisatawan Asing, Rusia dan China Jadi Prioritas

TRAVEL - Korea Utara secara bertahap membuka kembali pintunya untuk wisatawan asing setelah bertahun-tahun menutup perbatasan akibat pandemi COVID-19. Langkah ini menandai upaya negara tersebut untuk menghidupkan kembali sektor pariwisata yang telah lama terhenti. Namun, hanya dua negara yang saat ini diizinkan mengirim warganya berwisata ke sana: Rusia dan China.

Pada awal 2024, kelompok pertama wisatawan asing yang tiba di Korea Utara adalah warga Rusia. Sebanyak 100 turis, termasuk pebisnis dan atlet ski remaja, melakukan perjalanan menggunakan maskapai nasional Korea Utara, Air Koryo, dari Vladivostok menuju Pyongyang. Mereka menikmati kunjungan empat hari yang mencakup destinasi populer, seperti resor ski besar yang dikenal sebagai salah satu proyek unggulan pemimpin Kim Jong Un.

Kunjungan ini tidak hanya menjadi momen wisata tetapi juga simbol hubungan erat antara Korea Utara dan Rusia. Para turis Rusia ini sebagian besar berasal dari komunitas yang tertarik dengan wisata unik dan eksklusif.

Harapan Baru bagi Wisatawan China

Selain Rusia, warga China juga mendapat akses untuk berkunjung ke Korea Utara. Rencana ini akan resmi dimulai pada akhir 2024, setelah hampir lima tahun penutupan perbatasan. Pengumuman ini disampaikan oleh sejumlah perusahaan perjalanan di China yang mengkhususkan diri pada tur ke Korea Utara, seperti Koryo Tours dan KTG Tours.

Kabar pembukaan kembali ini disambut dengan antusias oleh operator perjalanan di China. Banyak yang berharap langkah tersebut dapat membantu menghidupkan kembali koneksi ekonomi dan budaya antara kedua negara tetangga ini.

Pariwisata Eksklusif dan Terbatas

Meski membuka diri terhadap wisatawan asing, Korea Utara tetap menjaga selektivitas tinggi dalam menerima pengunjung. Langkah ini tidak hanya mencerminkan kontrol ketat pemerintah, tetapi juga upaya untuk menjaga citra internasionalnya. Wisatawan yang diizinkan masuk biasanya dipilih berdasarkan kepentingan diplomatik dan ekonomi.

Sebagai destinasi wisata, Korea Utara menawarkan pengalaman unik yang berbeda dari negara lain. Dari tur ke ibu kota Pyongyang hingga kunjungan ke monumen monumental dan lokasi bersejarah, negara ini memberikan gambaran tentang kehidupan di salah satu negara paling tertutup di dunia.

Potensi Pariwisata Pasca Pandemi

Korea Utara tampaknya melihat pariwisata sebagai peluang ekonomi pasca-pandemi. Dengan menarik turis dari negara-negara sahabat seperti Rusia dan China, Pyongyang berharap dapat mendorong pemulihan ekonominya, sembari tetap menjaga kontrol ketat atas siapa yang masuk ke wilayahnya.

Namun, tantangan tetap ada, terutama dalam membangun kembali kepercayaan wisatawan di tengah kebijakan yang sering kali berubah-ubah. Meski begitu, bagi mereka yang mencari pengalaman unik, Korea Utara menawarkan daya tarik tersendiri yang sulit ditemukan di tempat lain.

Posting Komentar