Keunikan Pari Sungai Ocellate: Ikan Air Tawar dengan Pesona dan Kebiasaan Menarik

FAKTA - Pari air tawar mungkin tidak sepopuler kerabatnya yang hidup di laut, namun mereka memiliki daya tarik tersendiri. Salah satunya adalah pari sungai ocellate (Potamotrygon motoro), yang dikenal karena penampilannya yang cantik serta kebiasaan uniknya. Berikut adalah fakta menarik tentang spesies ini yang membuatnya begitu istimewa:

1. Habitat Luas di Amerika Selatan

Pari sungai ocellate tersebar di wilayah neotropis, mencakup Sungai Amazon, ParanĂ¡-Paraguay, dan Orinoco. Wilayah ini meliputi negara-negara seperti Brasil, Argentina, Kolombia, hingga Venezuela. Ikan ini cenderung hidup di sungai dengan aliran lamban, laguna berpasir, serta anak-anak sungai. Mereka sering bersembunyi di dasar sungai dengan suhu air ideal antara 24–26 derajat Celcius pada kedalaman hingga 10 meter.

2. Pola Makan yang Unik

Sebagai karnivor sejati, pari sungai ocellate memakan moluska kecil, plankton, hingga ikan-ikan sungai. Seiring bertambahnya usia, mereka juga menyantap gastropoda, krustasea, dan serangga. Menariknya, mereka memiliki gigi yang kuat untuk menghancurkan cangkang keras seperti siput dan kerang. Gerakan mengunyah yang dilakukan dari kiri ke kanan atau atas ke bawah menyerupai cara makan mamalia, menjadikannya unik di antara ikan lainnya.

3. Migrasi Rutin Setiap Tahun

Meskipun dikenal sering berdiam di dasar sungai, pari sungai ocellate juga rutin bermigrasi. Kebiasaan ini dikenal sebagai potamodromous, yaitu migrasi dalam ekosistem air tawar. Mereka mampu menempuh jarak hingga 100 km setiap tahunnya untuk berpindah dari satu sungai ke sungai lainnya.

4. Sistem Reproduksi yang Efisien

Pari sungai ocellate termasuk hewan ovovivipar, di mana telur berkembang di dalam tubuh induknya. Proses kehamilan berlangsung selama sekitar enam bulan, dan dalam satu musim kawin, betina dapat melahirkan 3–21 ekor anak. Musim kawin biasanya terjadi pada bulan Juni hingga November saat musim kemarau. Menariknya, anak-anak pari ini sudah mencapai kematangan seksual dalam waktu enam hingga tujuh bulan.

5. Status Konservasi yang Masih Buram

Pari sungai ocellate masih tergolong dalam kategori "data deficient" oleh IUCN, yang berarti data tentang populasinya masih minim. Meskipun belum diketahui ancaman langsung terhadap spesies ini, penggundulan hutan dan pencemaran sungai di Amerika Selatan dapat menjadi risiko besar bagi habitat mereka. Selain itu, daging pari ini cukup diminati oleh masyarakat setempat, sehingga potensi eksploitasi tetap ada.

Mata pari sungai ocellate terletak di punggung dan berlawanan arah, memberikan mereka kemampuan melihat hampir 360 derajat. Ini memungkinkan mereka untuk mendeteksi mangsa maupun predator dengan sangat baik.

Kesimpulan

Pari sungai ocellate bukan hanya memukau dengan penampilannya, tetapi juga menarik karena perilaku dan kebiasaannya. Sayangnya, minimnya data konservasi menjadi tantangan besar untuk melindungi spesies ini. Penting bagi kita untuk terus menjaga kelestarian lingkungan, terutama sungai-sungai besar di Amerika Selatan, agar ikan ini tetap bisa bertahan dan menjadi bagian dari ekosistem yang seimbang.

Posting Komentar