Badai Dahsyat Hantam Kapal Pesiar di Atlantik, Penumpang Alami Detik-Detik Menegangkan

TRAVEL - Sebuah kapal pesiar bernama Explorer of the Seas mengalami insiden mengerikan saat melintasi Samudera Atlantik. Cuaca buruk dengan hembusan angin hampir 140 km/jam menerjang kapal tersebut, menyebabkan kerusakan parah dan membuat kapal miring hingga 45 derajat.

Rekaman video dari para penumpang memperlihatkan suasana chaos di dalam kapal. Barang-barang berhamburan, dan penumpang tampak berjalan dengan susah payah melawan kemiringan kapal. Salah satu penumpang, Jonathan Parrish, memuji respons kru kapal yang tanggap dan profesional dalam menghadapi situasi darurat ini.

"Saya merasa lebih tenang karena kru memberikan pengumuman cepat dan menunjukkan bahwa mereka sangat terlatih," ujar Parrish dalam wawancaranya dengan Local 10 News.

Namun, suasana tidak sepenuhnya terkendali. Penumpang lain, Jo Belle, menggambarkan betapa tegangnya momen tersebut, terutama bagi keluarganya. "Kami harus berpegangan pada tiang agar tidak terjatuh. Anak perempuan saya ketakutan dan terus menangis," katanya kepada LADbible.

Akibat insiden ini, satu penumpang dilaporkan terluka dan membutuhkan perawatan medis tambahan. Royal Caribbean, operator kapal pesiar tersebut, segera mengambil tindakan dengan mengalihkan perjalanan untuk melakukan pendaratan darurat di Las Palmas, Spanyol.

"Kami menghadapi hembusan angin mendadak di dekat Tenerife yang menyebabkan pergerakan ekstrem pada kapal. Kami telah berkomunikasi langsung dengan para tamu mengenai situasi ini," jelas perwakilan Royal Caribbean.

Kapal Explorer of the Seas yang memiliki bobot 138.000 ton ini dirancang untuk menampung hingga 3.800 penumpang serta lebih dari 1.000 kru. Namun, badai kali ini membuktikan bahwa meski besar dan tangguh, kapal ini tetap rentan terhadap kekuatan alam.

Insiden ini menjadi pengingat akan risiko perjalanan laut, sekaligus menyoroti pentingnya pelatihan dan kesiapan kru dalam menghadapi keadaan darurat.

Posting Komentar